Anies Tunda Razia Kucing dan Anjing

Jakarta: Kabar razia kucing dan anjing di Jakarta yang dilaksanakan hari ini, Selasa, 8 Januari 2019 menuai polemik. Tak sedikit warga net mengecam kegiatan tersebut. 

Terkait banyaknya penolakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meminta seluruh jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menunda razia. Dalam akun Twitternya, Anies meminta Dinas KPKP melibatkan organisasi atau komunitas pencinta binatang. 

“Terkait polemik razia kucing, pagi ini saya instruksikan kepada Dinas terkait agar tunda kegiatan penangkapan, ajak bicara organisasi/komunitas pengelolaan binatang, lakukan kegiatan pengendalian bersama dengan komunitas,” kata Anies dalam akun twitternya @Aniesbaswedan, Jakarta, Selasa 8 Januari 2018.

Hingga pukul 09.15 WIB, cuitan Anies dibagikan ulang sebanyak 367 kali dan disukai lebih dari 1.300 orang. Tak sedikit pula yang memberikan tanggapan positif atas keputusan itu.

“Sudah benar, karena banyak klub pecinta hewan, sebaiknya ajak urun rembuk mereka,” tulis akun @bang_rizal_asel.

Pemilik akun @blacksweet69 membalas cuitan Anies dengan ‘Great’. 

(Baca juga: Pemprov DKI Bantah Ada Razia Kucing dan Anjing)

Sebelumnya, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas ( KPKP) DKI Jakarta Sri Hartati menjelaskan, kegiatan tersebut bukan razia melainkan sosialisasi penanganan hewan penular rabies (HPR).

Sosialisasi itu akan diisi oleh informasi tata cara memelihara hewan HPR. Bila masyarakat tidak tahu, maka bisa membahayakan.

Rencananya, sosialisasi ini akan dilaksanakan pada Selasa, 8 Januari 2019. Kegiatan ini akan dilaksanakan di lima wilayah secara serentak, yakni: 

Jakarta Pusat:  Kelurahan Mangga Dua Selatan
Jakarta Utara: Kelurahan Sukapura 
Jakarta Selatan: Kelurahan Ragunan
Jakarta Barat: Kelurahan Jelambar
Jakarta Timur: Kelapa Dua Wetan

(REN)