DKI Minta Bantuan Jepang Tangani Penurunan Tanah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Cindy.

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta bantuan pemerintah Jepang melalui Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) untuk menangani masalah permukaan tanah di Ibu Kota. Pasalnya, Jakarta dan Tokyo memiliki masalah yang sama.
 
“Jepang itu mengalami penurunan permukaan tanah yang luar biasa khususnya di Tokyo. Tokyo itu turun amat dalam tapi mereka mempunyai usaha serius untuk menanganinya,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 16 Januari 2018.
 
Anies menyebut, JICA akan membentuk kebijakan dan mitigasi penurunan muka tanah. Selain itu, JICA akan membentuk kebijakan pembatasan pengambilan air tanah.
 
“Jadi, yang dibicarakan macam-macam aspeknya. Ada kelompok kerja tentang data informasi, di sini melakukan pengumpulan data, analisis data, sistem pengendalian, dan mitigasi,” ungkap Anies.

Baca: Jakarta Berjibaku Tahan Penurunan Muka Tanah

Selain membentuk kebijakan, JICA juga akan melakukan investigasi kerusakan akibat penurunan air tanah. Badan pendanaan asal Jepang ini akan menyosialisasikan pengelolaan air tanah.
 
“Kemudian ada bagian peningkatan kesadaran, lalu juga untuk organisasi pengelolaan antarlembaga,” ujar dia.
 
Untuk memantau pengambilan air tanah, mantan Mendikbud ini berencana menggunakan pipa ukur agar akurat. Pemprov DKI juga melanjutkan sidak ke gedung-gedung tinggi di Ibu Kota.

(FZN)