Perbaikan Flyover Cengkareng Belum Rampung

Jakarta: Perbaikan Flyover Cengkareng, Jakarta Barat, arah Kembangan ke Kapuk Kamal belum juga rampung. Padahal, masa perbaikan telah diperpanjang.

“Harapannya hari ini flyover tersebut sudah dapat dilewati,” kata pelaksana tugas Kepala Sub Dinas (Plt Kasudin) Perhubungan Jakarta Barat Leo Amstrong saat dikonfirmasi, Senin, 7 Januari 2019.

Hingga kini, belum dapat dipastikan kapan perbaikan flyover selesai. Leo mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih perlu menjalankan dynamic loading test.

“Tes untuk memastikan kesiapan perbaikan flyover yang telah dilakukan sebelum pengoperasian flyover tersebut,” tutur dia.

Sementara itu, pihaknya masih berjaga di sekitar wilayah perbaikan flyover. Meskipun, hingga saat ini, Leo belum mengetahui kapan dynamic loading test dilaksanakan.

“Untuk kepastian pengujian yang rencananya dilaksanakan hari ini. Kita masih menunggu update dari mereka,” aku Leo.

Masa perbaikan Flyover Cengkareng diperpanjang dari target penyelesaian, yakni empat hari. Awalnya, perbaikan flyover ditargetkan rampung pada Kamis, 3 Januari 2019, lalu diundur menjadi Senin, 7 Januari 2019.

Perbaikan flyover tersebut mulai dilakukan sejak 27 Desember 2018. Renovasi dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Ditjen Bina Marga.

Baca: PPKK Mengakui Ada Kerusakan di Flyover Kemayoran

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja mengatakan perbaikan mencakup penggantian perletakan atau landasan (pot bearing), sambungan siar muai (expansion joint) pada pilar empat dan pilar 11 dari keseluruhan 14 pilar. Masyarakat pun diminta beralih ke jalan alternatif. 

“Bagi pengendara dari arah Kembangan ke Kamal, tetap dapat menggunakan dua lajur Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan dua lajur jalan arteri untuk melintasi Jalan Daan Mogot,” papar Endra, Jumat, 4 Januari 2019.

Sementara itu, pengendara dari arah Kamal, Cengkareng, ke Kembangan, dapat melalui enam lajur jalan. Jalur itu meliputi dua lajur Flyover Cengkareng A, dua lajur tol JORR, dan dua lajur jalan arteri (non tol) Lingkar Luar Barat.

(OGI)